Menuntut ‘Ilmu

Al Hasan Al Bashri berkata:
”Apabila seseorang menuntut ilmu, maka hal itu akan terlihat pada khusyu’nya, pandangannya, lisannya, shalatnya dan zuhudnya. Apabila seseorang meraih salah satu bab ilmu lalu dia amalkan, hal itu lebih baik baginya daripada dunia dan seisinya.”

Sahnun bin Sa’ad berkata:
”Orang yang paling berani berfatwa adalah yang paling sedikit ilmunya. (Yakni) seseorang memiliki ilmu satu bab saja, lalu dia menyangka bahwa seluruh kebenaran ada pada dirinya.”

Az-Zuhri berkata:
”Janganlah engkau merasa sombong terhadap ilmu, karena ilmu adalah lembah-lembah. Yang manapun engkau tempuh, dia akan mengalahkanmu sebelum engkau mencapainya,. Akan tetapi ambillah ilmu itu bersamaan dengan perjalanan siang dan malam. Dan janganlah engkau mengambil ilmu sekaligus. Akan tetapi ambillah ilmu sedikit demi sedikit, bersamaan dengan perjalanan siang dan malam.”

(Sumber : Majalah Asy-Syariah Edisi III/ No. 28/1428 H/2007, Diambil dari Kitab ’Awa’iq Ath-Thalab Hal. 54-55, Karya Asy-Syaikh Abdussalam bin Barzas)

Satu Tanggapan

  1. Assalamualaikum
    kaifa hallik ya abu annisa, maaf ga pernah komen ,padahal sering main di sini,
    alhamdulillah, semoga kita senantiasa mendapat rahmat dari Allah Subhanahu wa taala, Abu Annisa, terima kasih nasehat nya jai tambah kuat azam ana buat menuntut ilmu agama,,,
    Assalamualaikum

Tinggalkan Balasan